Tampilkan postingan dengan label Budaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Budaya. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 15 Mei 2010

Tempat-Tempat Yang Harus Dikunjungi

1. Gunung Rinjani, NTB

Rinjani memiliki panaroma yang bisa dibilang paling bagus di antara gunung-gunung di Indonesia. Setiap tahunnya (Juni-Agustus) banyak dikunjungi pencinta alam mulai dari penduduk lokal, sampai mahasiswa pecinta alam. Suhu udara rata-rata sekitar 20°C; terendah 12°C. Angin kencang di puncak biasa terjadi di bulan Agustus.

2. Pulau Komodo, NTT

Taman Nasional Komodo (TN. Komodo) merupakan kawasan yang terdiri dari beberapa pulau dengan perairan lautnya. Pulau-pulau tersebut merupakan habitat satwa komodo (Varanus komodoensis) yaitu reptil purba yang tersisa di bumi. Kondisi alamnya unik, terdapat padang savana yang luas dengan pohon lontarnya (Borassus flabellifer).

3. Kepulauan Raja Ampat, Papua Barat

Kepulauan Raja Ampat merupakan kepulauan yang berada di barat pulau Papua di provinsi Papua Barat, tepatnya di bagian kepala burung Papua. Kepulauan ini merupakan tujuan penyelam-penyelam yang tertarik akan keindahan pemandangan bawah lautnya.

4. Kawah Ijen, Jawa Timur

Kawah Ijen merupakan salah satu gunung berapi atraksi wisata di Indonesia. Kawah Ijen merupakan objek wisata terkenal, yang telah dikenal oleh para wisatawan domestik dan asing karena keindahan alam dan bahari.

5. Carstensz Pyramid, Papua

Indonesia patut berbangga dengan keunikan dan kekayaan alam serta tradisi masayarakatnya. Kali ini, Carstenz Pyramid atau yang bisa disebut dengan puncak jaya, juga berada di Papua. Puncak Carstensz ini merupakan puncak tertinggi di Australia dan Oceania.

6. Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda

Krakatau adalah kepulauan vulkanik yang masih aktif dan berada di Selat Sunda antara pulau Jawa dan Sumatra. Nama ini pernah disematkan pada satu puncak gunung berapi di sana yang karena letusan pada tanggal 26-27 Agustus 1883, kemudian sirna. Letusannya sangat dahsyat dan tsunami yang diakibatkannya menewaskan sekitar 36.000 jiwa.

7. Gunung Bromo, Jawa Timur

Gunung Bromo merupakan gunung berapi yang masih aktif dan paling terkenal sebagai obyek wisata di Jawa Timur. Sebagai sebuah obyek wisata, Gunung Bromo menjadi menarik karena statusnya sebagai gunung berapi yang masih aktif.

8. Gunung Kelimutu, NTT

http://hariharisetelahkemarin.files.wordpress.com/2009/10/danau-kelimutu2.jpg

Gunung Kelimutu adalah gunung berapi yang terletak di Pulau Flores, Provinsi NTT, Indonesia. Lokasi gunung ini tepatnya di Desa pemo Kecamatan kelimutu, Kabupaten Ende. Gunung ini memiliki tiga buah danau kawah di puncaknya.

Danau ini dikenal dengan nama Danau Tiga Warna karena memiliki tiga warna yang berbeda, yaitu merah, biru, dan putih. Walaupun begitu, warna-warna tersebut selalu berubah-ubah seiring dengan perjalanan waktu.

9. Taman Laut Bunaken, Sulawesi Utara

Taman laut Bunaken memiliki 20 titik penyelaman (dive spot) dengan kedalaman bervariasi hingga 1.344 meter. Dari 20 titik selam itu, 12 titik selam di antaranya berada di sekitar Pulau Bunaken. Dua belas titik penyelaman inilah yang paling kerap dikunjungi penyelam dan pecinta keindahan pemandangan bawah laut.

10. Danau Toba, Sumatera Utara

Danau Toba adalah sebuah danau vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer dan lebar 30 kilometer (danau vulkanik terbesar di dunia). Di tengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama Pulau Samosir.

Danau Toba sejak lama menjadi daerah tujuan wisata penting di Sumatera Utara selain Bukit Lawang dan Nias, menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

11. Baluran, Jawa Timur

http://www.rian-aditya.com/wp-content/uploads/2009/02/baluran2.jpg

Baluran adalah Afrikanya Indonesia, Taman Nasional ini merupakan perwakilan ekosistem hutan yang spesifik kering di Pulau Jawa, terdiri dari tipe vegetasi savana, hutan mangrove, hutan musim, hutan pantai, hutan pegunungan bawah, hutan rawa dan hutan yang selalu hijau sepanjang tahun. Sekitar 40 persen tipe vegetasi savana mendominasi kawasan Taman Nasional Baluran.

12. Pantai dreamland, Bali

Dreamland atau lebih dikenal sebagai Pantai Dreamland merupakan salah satu pantai terindah di Bali selain Pantai Kuta. Pantai yang terletak tidak jauh dari daerah Uluwatu di Pulau Dewata ini sudah sangat terkenal karena keindahannya. Keindahan dan kebersihan pantai menambah daya tarik pengunjung, bukan hanya dari dalam negeri tapi juga turis manca negara.

13. Danau Gunung Tujuh, Jambi

Kerinci boleh bangga dengan keberadaan Danau Gunung Tujuh yang merupakan danau tertinggi di Asia Tenggara. Serta terdapat beberapa danau kecil lainnya dengan keindahan alamnya yang unik. Danau Belibis dengan alam yang masih asli memberikan sentuhan yang berbeda.

14. Green Canyon, Jawa Barat

Green Canyon menyimpan pesona luar biasa. Perpaduan antara sungai, lembah hijau, hutan lindung, dan aneka stalaktit-stalakmit. Keindahan berbalut kesunyian, bagai surga yang tersembunyi. Green Canyon mulai dikembangkan pada tahun 1989.

15. Danau Sentani, Papua

Danau Sentani di bawah lereng Pegunungan Cycloops yang terbentang antara Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura, Papua. Landskap Danau Sentani dengan gugusan pulau di tengahnya merupakan salah satu yang terindah di Indonesia.

16. Goa Gong, Jawa Timur

Goa Gong diklaim sebagai goa terindah di Asia Tenggara. Di dalam gua ini Anda dapat menyaksikan berbagai macam tonjolan batuan (stalaktit/stalakmit) yang sangat menarik dan proses terjadinya secara alami.

17. Pegunungan Karst Bantimurung, Sulawesi Selatan

Taman Nasional Bantimurung mempunyai pemandangan alam yang paling indah. Karena di taman nasional ini, terdapat sumber air yang tidak pernah kering. Sehingga berbagai jenis tanaman dapat bertahan di saat musim kemarau yang panjang.

18. Pulau Belitung, Bangka Belitung

Pulau indah, pemandangan unik pantai pasir putih asli dihiasi batu-batu granit yang artistik dan air laut sejernih kristal, dikelilingi oleh ratusan pulau-pulau kecil.

19. Pulau Derawan, Kalimantan Timur

Di perairan sekitarnya terdapat taman laut dan terkenal sebagai wisata selam (diving) dengan kedalaman sekitar lima meter. Pada batu karang di kedalaman sepuluh meter, terdapat karang yang dikenal sebagai “Blue Trigger Wall”

20. Lombok Ressort (Danau Ranau), Lampung

Perairan yang satu ini memiliki pemandangan nan indah. Bila kita melalui lintas Kota liwa, tempat ini berada di balik gunung tertinggi di Lampung ini, yakni Gunung Seminung.


sumber: http://blognyajose.blogspot.com/2010/05/19-keindahan-wisata-alam-indonesia-yang.html

Selasa, 27 April 2010

Marga-Marga Orang Batak




Ajartambun
Akarbejadi
Ambarita
Angkat
Aretha
Aritonang
Aruan


Banjarnahor(Marbun)
Banuarea
Bangun
Butarbutar
Bakkara
Barasa
Bagariang
Barus
Barutu
Batubara
Brahmana
Boliala
Buaton
Bukit


Capah
Cibro


Dalimunthe
Damanik
Daulay
Depari
Doloksaribu
Dongoran


Ginting
Gultom
Girsang
Galingging
Gurning
Gurusinga


Harahap
Harianja
Hasibuan
Hasigian
Hutabarat
Hutagaol
Hutajulu
Hutahaean
Hutapea
Hutasoit
Hutasuruk


Kaban
Kacaribu
Kacinambun
Karo
Karokaro
Karimun
Karosekali
Kasilan
Keloko
Kembaren
Ketaren
Kombara
Kudadiri


Limbong
Lingga
Lubis
Lumbangaol
Lumbannahor
Lumbanpea
Lumbansiantar
Lumbantobing
Lumbanbatu
Lumbanraja(Nainggolan)
Lumbantoruan(Sihombing)
Lumbantungkup


Manalu
Manurung
Malau
Manik
Marbun
Matondang
Marpaung
Meliala
Manihuruk
Munthe


Nababan
Nadapdap
Nadeak
Naibaho
Napitupulu
Naiborhu
Nainggolan
Naipospos
Noruru
Nasution
Napitu


Ompusunggu(Aritonang)


Padang
Pardosi
Pakpahan
Pande
Pandiangan
Pane
Panggabean
Pulungan
Pangaribuan
Pardede
Pangaribuan Sitoluama
Panjaitan
Pasaribu
Paranginangin
Parapat
Pardomuan
Parna
Pinem
Pohan
Pulungan
Purba
Pangaribuan


Rajagukguk(Aritonang)
Rajasinga
Rambe
Rangkuti
Ritonga
Rumahorbo
Rumapea
Rumasingap
Rumasondi


Sagala
Saing
Samosir
Saragih
Saruksuk
Sarumpaet
Sembiring
Siagian(Siregar)
Siagian
Sinambela
Sidabutar
Siadari
Sigalingging
Sitinjak
Siboru
Siambaton
Saruksuk
Sail
Siahaan
Siallagan
Sianipar
Silo(Siregar)
Siadari
Silaen
Silali(Siregar)
Silitonga
Siambaton
Sianipar
Sianturi(Simatupang)
Sibabiat
Sibagariang
Siburian(Simatupang)
Sibutabutar
Sidabukke
Sidabutar
Sidabalok
Sihotang
Silaban
Silalahi
Simamora
Simanjuntak
Simanullang
Simanungkalit
Sibangebange
Sibayang
Sibero
Siboro
Sibuea
Simaremare
Simarmata
Simatupang
Simbolon
Sinambela
Sitompul
Sinurat
Sinuraya
Sinukaban
Sinuhaji
Sinabariba
Simorangkir
Simargolang
Simanjorang
Simangonsang
Simandalahi
Sihalolo
Sidauruk
Sirait
Siregar
Siringoringo
Sitanggang
Sitepu
Sitohang
Sitorus
Situmeang
Situmorang
Sinulingga
Sinukapar
Sinupayung
Sipahutar
Sormin(Siregar)


Tamba
Tanjung
Tarigan
Tigalingga
Togatorop(Simatupang)
Tumanggor
Turnip
Tambunan
Tarihoran
Tampubolon
Tambun
Turutan


Ujung


NB: Yang belum disebutkan, mohon maaf karena terbatasnya pengetahuan penulis.





Senin, 05 April 2010

Perempuan German Yang Peduli Akan Danau Toba



Annette Horschmann adalah nama-Nya di tanah batak dia di beri nama Annette boru Siallagan kelahiran October 21, 1967 Wengern, Germany telah 16 tahun tahun tinggal di Indonesia. Perempuan ini sangat berperan dalam kemajuan pariwisata Danau Toba Dia telah membangkitkan semangat orang Toba dia dan sebagai inspirasi orang2, dimana dia telah berperan penting dalam membersihkan lingkungan Danau Toba seperti pembersihan enceng gondong yang telah merusak perairan Danau Toba, dengan bahasa bataknya yang lancar membuat orang2 batak disana sangat senang berteman sama Dia dan jiwa sosialnya kepada kepada orang2 disana...
















kamu2 mau ngomong langsung ama dia....
add aja facebook nya....
http://www.facebook.com/photo.php?pi...p?id=686110353

Suku Batak di Filipina

Apakah Batak Filipina dan batak di Indnesia Sama???

Batak yang di maksud disini adalah salah satu dari sekitar 70 masyarakat adat dari Filipina. Mereka terletak di bagian timur laut Palawan, pulau yang relatif besar di barat daya kepulauan. Hanya ada sekitar 500 Batak tersisa. Juga disebut Tinitianes, Batak dianggap oleh para antropolog harus terkait erat dengan Ayta Luzon Tengah, suku Negrito lain. Mereka cenderung bertubuh kecil, dengan kulit gelap dan pendek ikal atau "keriting" rambutnya, ciri-ciri yang awalnya mengumpulkan para "Negrito" kelompok nama mereka. Namun, ada beberapa perdebatan mengenai apakah orang Batak terkait dengan kelompok Negrito lain Filipina atau benar-benar lain, secara fisik kelompok serupa di Indonesia atau sejauh pulau Andaman.

Batak telah selama berabad-abad menggabungkan gaya hidup berburu pengumpulan dengan pembibitan tanaman pangan yang berguna, kaingin, tebang dan bakar sebuah metode pertanian, dan perdagangan. Hal ini diyakini bahwa mereka mungkin memiliki hubungan perdagangan dengan pedagang Cina sejak 500 AD. Mereka adalah orang-orang yang agak xenophobia, secara teratur mundur ke hutan untuk menghindari kontak dengan orang luar.

Sebagai hasilnya, selama pertengahan hingga akhir abad ke-20 Batak itu mudah mendorong keluar dari dasar pengumpulan disukai oleh laut ke pegunungan oleh emigran petani, sebagian besar dari Luzon. Tinggal di daerah-daerah yang kurang subur, mereka telah berusaha untuk menambah penghasilan mereka dengan panen dan menjual berbagai nontimber hasil hutan, seperti rotan, pohon resin, dan madu. Hal ini telah bertemu dengan perlawanan oleh pemerintah dan komersial kolektor, yang menyatakan bahwa Batak tidak memiliki hak legal untuk sumber daya tersebut. Konservasionis, bagaimanapun, telah tertarik pada metode koleksi Batak, yang jauh lebih berkelanjutan daripada teknik yang digunakan oleh pemegang konsesi komersial.

Batak pernah jadi orang nomaden, tetapi karena, atas perintah dari pemerintah, menetap di desa-desa kecil. Namun, mereka sering pergi pada pengumpulan perjalanan ke hutan selama beberapa hari pada satu waktu, sebuah aktivitas yang memiliki ekonomi dan nilai spiritual bagi mereka. Sistem kepercayaan mereka adalah bahwa dari animisme, yang kepercayaan pada roh-roh yang berada di alam. Beberapa, yang disebut "Panyeon", umumnya curiga terhadap manusia tetapi toleran terhadap mereka, selama orang tidak menyalahgunakan atau limbah sumber daya hutan. Roh-roh lain, yang disebut "Diwata" umumnya baik hati. Semua berubah-ubah. Batak secara teratur persembahan kepada roh-roh tersebut, dan Dukun mengalami kepemilikan rohani untuk berkomunikasi dengan roh-roh dan menyembuhkan orang sakit.

Cepat depopulasi, Pembatasan akses hutan, hidup berpindah-pindah, dan serangan oleh imigran telah menghancurkan kelompok budaya. Hari ini, sangat sedikit Batak menikah Batak lain, tetapi cenderung untuk menikah dari kelompok tetangga lain. Pola telah daripada anak-anak dari perkawinan ini cenderung untuk tidak mengikuti cara-cara budaya Batak, dan hari ini "murni" Batak yang langka. Akibatnya Batak sedang diserap ke dalam kelompok yang lebih menyebar dari dataran tinggi masyarakat adat yang memperlambat kehilangan identitas kesukuan mereka, dan dengan itu spiritualitas mereka yang unik dan budaya; bahkan ada beberapa perdebatan mengenai apakah atau tidak mereka masih eksis sebagai etnis yang berbeda entitas. (Wikipedia)

Minggu, 04 April 2010

Festival Bunga di Filiphina













sumber :
http://unusual-things.blogspot.com/